Berapa biaya bikin website untuk UMKM? Panduan jujur

Tanya sepuluh jasa website, dapat sepuluh angka beda. Ada yang Rp99 ribu, ada yang Rp15 juta. Wajar kalau bingung. Artikel ini memetakan rentang wajarnya, supaya kamu tahu kamu sedang bayar untuk apa.

Peta harganya

Pasar jasa website di Indonesia kira-kira terbagi tiga. Band ultra-murah (Rp99rb sampai Rp500rb): biasanya template jadi yang diganti logo dan warna, revisi minim, dan kamu tidak tahu persis dapat apa. Band menengah (Rp500rb sampai Rp2jt): desain disesuaikan usahamu, ada revisi tertulis, domain atas nama kamu. Ini band yang kami tempati. Band profesional (Rp2jt ke atas): fitur kustom, integrasi sistem, tim yang lebih besar.

Tidak ada band yang salah. Yang salah adalah ekspektasi yang tidak cocok dengan bandnya: bayar Rp150rb lalu menuntut website sekelas Rp5jt.

Biaya siluman yang wajib ditanyakan

Harga di brosur jarang cerita lengkap. Sebelum bayar, tanyakan lima hal ini:

  • Perpanjangan tahunan berapa? Domain dan hosting bayar tiap tahun. Minta angka pastinya tertulis, bukan "nanti diinfokan".
  • Revisi berapa kali? Kalau tidak tertulis, revisi ketiga bisa ditagih seenaknya.
  • Domain atas nama siapa? Kalau atas nama penyedia jasa, websitemu pada dasarnya sewaan.
  • Kalau tidak cocok, uang kembali? Lihat dulu contoh desainnya sebelum bayar adalah standar yang wajar diminta.
  • Setelah jadi, siapa yang urus kalau error? Garansi teknis 30 hari itu standar minimum yang sehat.

Terus Jajan Web di mana?

Kami di band menengah: Rp599rb sampai Rp1,9jt sekali bayar. Contoh desain gratis dulu, bayar kalau cocok. Domain atas nama kamu. Revisi tertulis. Garansi error 30 hari. Semua angka perpanjangan kami sebutkan di awal.

Kami tidak mengklaim paling murah. Yang kami klaim: tidak ada kejutan.

← Kembali ke blog

Mau dihitungkan kebutuhanmu?

Chat via WhatsApp, ceritakan usahamu. Kami hitungkan paket yang pas, gratis.

Chat WhatsApp Sekarang