Jualan di Instagram saja cukup? Kapan UMKM butuh website
Pertanyaan yang wajar, apalagi kalau orderan dari Instagram sudah jalan. Jawaban jujurnya: untuk banyak usaha kecil, Instagram saja memang cukup. Sampai satu titik.
Instagram itu etalase sewaan
Instagram hebat buat discovery: orang scroll, lihat fotomu, tertarik. Tapi bangunannya bukan milikmu. Algoritma berubah, jangkauanmu ikut berubah. Akun kena hack atau suspend, etalase tutup semalam. Dan calon pembeli yang cari di Google dengan kata kunci "bengkel mobil terdekat" tidak akan menemukan feed Instagram-mu di halaman pertama.
Website itu ruko milik sendiri
Website dengan domain sendiri adalah aset. Tidak ada algoritma yang bisa menurunkan jangkauanmu semena-mena. Orang yang cari di Google bisa menemukanmu. Calon pembeli yang ragu lihat Instagram, lalu cek website, biasanya makin yakin karena kesannya serius.
Jadi kapan butuhnya?
Patokan praktisnya: kalau usahamu sudah jalan dan kamu mulai dapat pertanyaan yang berulang (jam buka di mana, daftar harga, katalog), itu tanda kamu butuh satu tempat permanen yang menjawab semuanya. Website satu halaman Rp599rb seringkali sudah cukup untuk itu.
Kalau masih tahap coba-coba dan orderan belum stabil, fokuskan energi ke jualan dulu. Website bisa menyusul. Kami lebih senang bilang ini di awal daripada maksa jualan ke orang yang belum butuh.
Sudah sampai titiknya?
Kalau pertanyaan berulang sudah mengganggu, saatnya punya satu tempat permanen. Chat kami, gratis.
Chat WhatsApp Sekarang