5 tanda jasa bikin website yang bakal bikin kamu nyesel
"Sudah bayar, orangnya hilang." Kalimat ini terlalu sering kami dengar dari pemilik usaha. Kabar baiknya: penyedia yang bermasalah biasanya sudah kelihatan sejak chat pertama. Ini lima tandanya.
1. Harga tidak jelas di depan
Kalau ditanya harga jawabannya selalu "tergantung, chat admin ya" tanpa pernah ada angka acuan, waspadalah. Jasa yang sehat berani pasang harga, atau minimal rentang harga, secara terbuka.
2. Tidak ada perjanjian revisi tertulis
Revisi adalah sumber drama nomor satu. Kalau jatah revisi, masa berlakunya, dan biaya kelebihannya tidak tertulis sebelum bayar, revisi ketigamu bisa ditagih seenaknya.
3. Domain tidak atas nama kamu
Ini yang paling sering tidak disadari. Kalau domain didaftarkan atas nama penyedia jasa, websitemu pada dasarnya sewaan. Mau pindah atau perpanjang sendiri? Harus lewat mereka, dengan harga mereka.
4. Susah dihubungi bahkan sebelum bayar
Logikanya sederhana: kalau sebelum dapat uang saja responnya lama dan tidak jelas, bagaimana setelah uang sudah di tangan mereka? Masa depan layanan terlihat dari chat pertama.
5. Janji ranking 1 Google atau omzet naik
Tidak ada jasa website jujur yang bisa menjanjikan ini. Ranking Google tergantung persaingan kata kunci, konten, dan waktu. Omzet tergantung produk dan marketingmu. Yang bisa dijanjikan: website rapi, cepat, dan gampang dihubungi.
Terus cara amannya bagaimana?
Minta lihat contoh desain dulu sebelum bayar. Minta semua angka tertulis: harga, revisi, perpanjangan tahunan. Pastikan domain atas nama kamu. Tiga langkah ini menyaring sebagian besar masalah.
Mau yang tidak begini?
Contoh desain gratis dulu, bayar kalau cocok, domain atas nama kamu. Chat saja dulu.
Chat WhatsApp Sekarang